www.rsimadiun.com

KB

Ditanyakan oleh : Endah, Nglanduk. Pada hari Sabtu, 11-11-2017, jam 09:56:45
Pagi Dok,mau tanya,kalau misalkan KB steril apa benar bisa dibuka lagi agar suatu saat bisa hamil lagi? Trus kalau mau steril?kapan waktu yg baik untuk itu?terimakasih
Dijawab oleh : dr. Dimas Harditya Mulya Putra

Assalamualaikum wr wb

Selamat pagi.

Tindakan sterilisasi wanita yang dilakukan dengan memotong dan atau mengikat kedua saluran telur melalui proses operasi dalam medis disebut sebagai tubektomi. Dengan diikatnya atau dipotongnya saluran ini, diharapkan sel telur tidak dapat bertemu dengan sperma dan proses pembuahan pun tidak akan terjadi.

Pada umumnya pasca steril (tubektomi) tidak ada efek samping gangguan menstruasi maupun hormonal, namun tidak menutup kemungkinan bila terjadi hal tersebut. Efek samping lain dari steril jika kemungkinan terjadi kerusakan pada ligamen peritoneum. Jika ligamen tersebut rusak akan mempengaruhi produksi hormon di ovarium yang akan menurun. Anda dapat berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan yang menangani Anda untuk dilakukan pemeriksaan.

Apabila Anda dan pasangan ingin mendapatkan keturunan kembali, wanita yang telah melakukan tubektomi dapat menjalani operasi penyambungan saluran telur yang tadinya telah diikat dan atau dipotong. Tindakan ini disebut sebagai operasi pengembalian ligasi tuba (reversal) atau tuba reanastomosis.

Berikut adalah faktor-faktor yang menjadi bahan pertimbangan Dokter sebelum melakukan operasi penyambungan saluran telur ini:

Usia
Jenis dan teknik tubektomi
Waktu pelaksanaan tubektomi
Kesehatan ibu secara keseluruhan, terutama kesehatan dari rahim, indung telur, dan seputar organ reproduksi lainnya
Riwayat kehamilan sebelum steril
Riwayat operasi di daerah pinggul.
Sebelum tuba reversal dilakukan, Dokter juga akan melakukan pemeriksaan menyeluruh pada Anda dan pasangan untuk memastikan bahwa kehamilan dapat terjadi paska operasi. Pemeriksaan ini meliputi pemeriksaan darah dan penunjang untuk memastikan bahwa ovarium dalam kondisi normal. Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan adalah hysterosalpingram (HSG), untuk memeriksa panjang dan fungsi dari saluran telur. Sang suami pun juga dianjurkan untuk melakuan pemeriksaan analisa sperma untuk memastikan tidak ada masalah di sana.

Usia sangat berperan penting dalam keberhasilan terjadinya pembuahan paska tuba reversal. Usia optimal bagi wanita untuk dilakukan program ini adalah di bawah 40 tahun. Secara umum, angka keberhasilan kehamilan bervariasi dari 40 hingga 85%, dan kehamilan biasanya terjadi pada tahun pertama paska operasi tuba reversal.

Perlu diketahui bahwa usia terbaik untuk melahirkan adalah di bawah 40 tahun. Semakin tua usia maka semakin tinggi risiko bagi ibu maupun janin, diantaranya:

Fertilitas/kesuburan menurun, semakin tua usia semakin sulit untuk hamil.
Risiko keguguran tinggi
Kelainan genetik: semakin tua usia, kualitas sel telu semakin berkurang dan risiko kelainan genetik seperti cacat bawaan meningkat. Kelainan tersering pada bayi adalah Down Syndrome.
Risiko penyakit meningkat selama kehamilan: diabetes, hipertensi, preeklampsia/eklampsia, sampai kematian.
Masalah selama melahirkan: wanita usia tua biasanya mengalami pemanjangan waktu melahirkan dan berisiko menyebabkan fetal distress.
Atau lebih jelasnya bisa konsultasi langsung ke poli kandungan rsi siti aisyah madiun.

Terima kasih

Pagi Dok,mau tanya,kalau misalkan KB steril apa benar bisa dibuka lagi agar suatu saat bisa hamil lagi? Trus kalau mau steril?kapan waktu yg baik untuk itu?terimakasih .....

Endah, Nglanduk
Kalender Kegiatan
December 2017
Mon
27
Tue
28
Wed
29
Thu
30
Fri
1
Sat
2
Sun
3
Mon
4
Tue
5
Wed
6
Thu
7
Fri
8
Sat
9
Sun
10
Mon
11
Tue
12
Wed
13
Thu
14
Fri
15
Sat
16
Sun
17
Mon
18
Tue
19
Wed
20
Thu
21
Fri
22
Sat
23
Sun
24
Mon
25
Tue
26
Wed
27
Thu
28
Fri
29
Sat
30
Sun
31
©2015 - www.rsimadiun.com
All rights reserved